Jiwaku...
Jiwaku kini bersenandung kembali
Bukan karena dia yang telah lama kudamba
Namun jiwa baru sepertinya muncul kembali di hadapku
Berbisik...
Perlahan ia berbisik di temaramnya jiwaku
Jiwaku seperti terlahir kembali
Ketika melihatmu tersenyum padaku
Tersipu...
Jelas sekali terlukis di wajahku
Pipiku tersipu merah bak delima
Walaupun aku hanya merasakannya di dalam hatiku
Tanda itu...
Apakah kau tahu gejolak rasa yang ada di hatiku?
Dengarkanlah jiwaku bersenandung
Jika kau datang padaku, mendekat, dan menyebut namaku
Senandung itu semakin jelas terdengar di hatiku
(Bahkan) saat kau hanya tersenyum padaku
Dengarkah kau senandung jiwaku?
Jika tidak, sadarkan aku ketika jiwaku bersenandung
Jiwaku kini bersenandung kembali
Bukan karena dia yang telah lama kudamba
Namun jiwa baru sepertinya muncul kembali di hadapku
Berbisik...
Perlahan ia berbisik di temaramnya jiwaku
Jiwaku seperti terlahir kembali
Ketika melihatmu tersenyum padaku
Tersipu...
Jelas sekali terlukis di wajahku
Pipiku tersipu merah bak delima
Walaupun aku hanya merasakannya di dalam hatiku
Tanda itu...
Apakah kau tahu gejolak rasa yang ada di hatiku?
Dengarkanlah jiwaku bersenandung
Jika kau datang padaku, mendekat, dan menyebut namaku
Senandung itu semakin jelas terdengar di hatiku
(Bahkan) saat kau hanya tersenyum padaku
Dengarkah kau senandung jiwaku?
Jika tidak, sadarkan aku ketika jiwaku bersenandung
![]() |
| Sumber: www.google.com |










0 Response to "Senandung Jiwaku"
Posting Komentar